Selasa, 24 November 2009

Kisi Kisi Beternak Bebek

Written by Indosiar.com, Tuesday, 10 March 2009 11:29

indosiar.com, Brebes - Ini merupakan sentra peternakan itik atau masyarakat disini biasa menyebutnya bebek. Lokasinya di Desa Pakijangan, Kecamatan Bula Kamba, Brebes, Jawa Tengah. Di tempat ini puluhan ribu bebek dipelihara warga setempat, baik untuk diambil dagingnya, maupun dimanfaatkan telurnya menjadi telur asin.

Brebes memang dikenal sebagai pusat penghasil telur asin. Sehingga telur asin menjadi oleh - oleh bagi mereka yang berkunjung ke Brebes. Lokasi peternakan bebek dapat dicapai selama setengah jam perjalanan dari kota Brebes, Jawa Tengah, dengan mengambil arah ke barat, menelusuri jalur Pantura. Sepanjang perjalanan tampak areal persawahan hingga tiba di lokasi.

Desa Pakijangan merupakan pusat peternakan bebek. Didesa ini sedikitnya terdapat dua ratus peternak, dengan puluhan ribu ekor bebek peliharaan. Karena itu bila datang ke desa ini, banyak dijumpai gerombolan bebek yang sedang mencari makan. Melihat begitu banyak bebek berkeliaran, saya jadi tertarik ikut menggiring bebek.

Wah, ternyata asyik juga menggiring bebek. Bila diperhatikan, bebek ini lebih tertib dari pada manusia. Bila berjalan beriringan dengan rapi. Tidak ada yang keluar dari rombongan. Setelah puas menggiring bebek, saya kini ingin menemui pemiliknya. Bebek - bebek ini milik petani yang tergabung dalam kelompok tani ternak itik adem ayem, pimpinan Atmo Suwito.

Beternak bebek tidak sulit, karena hewan ini termasuk kategori penurut. Apalagi bila lokasi peternakannya berada ditepi sungai. Pakan bebekpun mudah didapat. Cukup diberi dedak dengan dicampur hijau - hijauan dan protein ikan.

Pada usia satu setengah bulan seperti ini, anak bebek sangat doyan makan. Karena masih dalam masa pertumbuhan. Bebek mulai bertelur setelah berusia 6 bulan. Masa produktifnya berlangsung hingga berusia dua tahun.

Beternak bebek termasuk menguntungkan. Jika memelihara seribu ekor bebek, setiap harinya dapat diperoleh sekitar tujuh ratus butir telur. Dengan harga telur seribu rupiah per butir, setiap harinya peternak bebek dapat memperoleh pemasukan 700 ribu rupiah.

Selain itu, daging bebek juga banyak diminati. Harga bebek di pasaran, berkisar dua puluh ribu hingga tiga puluh ribu rupiah per ekor. Kebutuhan telur bebek tidak pernah berkurang. Di wilayah Brebes saja setiap tahunnya dibutuhkan sekitar 45 juta butir telur bebek, untuk diolah menjadi telur asin.

Sentra pengolahan telur asin bertebaran di Brebes. Salah satunya milik Pak Udin. Dia telah menekuni usaha pengolahan telor asin sejak dua puluh tahun lalu. Disinilah Pak Udin mengolah telur bebek menjadi telur asin. Prosesnya sederhana. Telur bebek mula -mula disortir berdasarkan kwalitas dan ukurannya. Lalu telur dicuci dan digosok dengan abu.

Setelah bersih, telur dibungkus adonan yang merupakan campuran bata merah, garam dan abu. Telur bebek yang telah dibaluri lalu diperam diruangan khusus selama kurang lebih setengah bulan. Disinilah telur bebek diperam hingga menjadi telur asin.

Setelah diperam, telur bebek kemudian direbus hingga matang. Proses perebusan dilakukan selama enam jam. Setiap kali merebus, minimal seribu butir telur. Telur asin yang telah matang kemudian dibawa ke tempat pemasaran, dikios oleh - oleh yang bertebaran di sepanjang jalur Pantura. Dikios ini dapat dijumpai berbagai macam telur asin. Mulai dari telur asin rebus, hingga telur asin bakar.

Telur asin Brebes memang terkenal enak dimakan. Selain lebih gurih, rasanya juga tidak terlalu asin. Bila ingin lebih awet dapat memilih telur asin baker. Yang bisa bertahan hingga setengah bulan.(Helmi Azahari/Dv/Ijs)

Bebek Peking? Mmm.. Crunchy


Fitraya Ramadhanny - detikNews, Selasa, 14/08/2007 13:16 WIB

Laporan dari Hong Kong
Hong Kong - Bebek Peking adalah makanan oriental yang tersohor. Seperti apa sih rasanya? Jadi penasaran. Untunglah rasa pensaran ini dapat terjawab di Hong Kong. Pada Senin (13/8/2007) malam, kami mendatangi Jin Yuen Restaurant di samping City Garden, North Point Hong Kong. Restoran yang lebih elit dari dari restoran Spicy Crab di Wan Chai.

Kami makan bersama dengan David dan Wiwik Lo, bekas TKW yang kini sukses berbisnis di Hong Kong, serta staf Konjen RI. Dengan pelayan berjas, restoran bernuansa warna merah ini berukuran besar dengan belasan meja, atau meja-meja privat yang dilengkapi telvisi. Kami berdelapan termasuk staf Konjen RI Viktor memilih satu meja agak depan. Seafood memang bukan menu utama di sini, melainkan unggas.

Meski demikian, restoran ini menyediakan banyak pilihan termasuk seafood segar juga. Kami memilih makanan yang bukan seafood, setidaknya seafood yang belum kami coba di Spicy Crab. David dan Wiwik Lo yang memiliki perusahaan jasa paket khusus TKI ini, sepertinya memang hobi makan. 8 Menu pun dipilihkan untuk kami. Kami memesan Peking Duck with Lemon Sauce (bebek panggang), Roasted Pigeon (burung dara bakar), Baked Crispy Chicken (ayam panggang), Steam Prawn (udang rebus), Dried Fried Squid With Chili and Salt (cumi goreng tepung), Garoupa with Pickle Sauce (ikan kerapu), cah kangkung, dan bubur kacang hijau dan kacang merah.

Makan malam dimulai dengan udang rebus segar yang ditemani kecap asin. Udang ini benar-benar hanya direbus tanpa bumbu dan baru mendapat rasa dari kecap asinnya, daging udangnya terasa sangat segar. Kemudian datanglah burung dara bakar yang ternyata dagingnya sangat lembut. "Wah di Indonesia dagingnya liat," ujar kawan wartawan yang memang gemar burung dara. Ayam panggangnya pun bercita rasa sama. Belum kami tuntas dengan burung dara, cumi goreng tepung sudah datang. Kecap dan irisan cabe atau garam, menjadi pilihan bumbu pelengkapnya. Rasanya sungguh renyah. Kalau cah kangkung mirip-miriplah dengan yang biasa kita dapatkan di Indonesia.

Akhinya yang ditunggu-tunggu datang. Pelayan restoran membawa meja dorong dengan bebek panggang tersaji matang. Warna coklat keemasan sungguh mengundang selera. Bebek peking panggang dimakan kulitnya karena renyah. Sang pelayan mengiris kulitnya dengan cekatan dan menyajikannya dengan kulit lumpia basah bertabur wijen. Irisan kulit bebek dioleskan ke saus tiram, ditemani potongan panjang ketimun dan lalu dibungkus kulit lumpia.

Mmmmmm.... maknyussss! Lidah kami pun bergoyang. Bebek yang sudah dikuliti kemudian dipotong-potong, lantas dimasak lagi dengan sup berkuah kaldu dan ditemani sayur bhok coy. Sup panas ini sungguh gurih, apalagi jika Anda memang pencinta sayur kerabat cay sim ini. Menjelang perut kenyang, ternyata masih ada lagi ikan kerapu yang direbus dan disajikan dengan kecap asin. Ikan ini hanya dimasak sesaat agar dagingnya tidak menggumpal. Kerapu di Hong Kong dan banyak makanan laut lain, ternyata diimpor dari Indonesia.

"Kepala dan buntutnya harus dihabiskan, ini kebiasaan di sini," ujar Wiwik Lo memaksa kami mengisi ruang perut yang hampir tidak tersisa. Hidangan penutup pun akhirnya disajikan. Bubur kacang hijau dan kacang merah. Saya pilih kacang merah, karena kacang hijau sudah biasa saya makan. Saya tadi membayangkan kacang merah berukuran besar. Namun ternyata ukurannya seperti kacang hijau, namun warnanya merah dan rasanya sama. Kami pun meninggalkan Jin Yuen Restaurant dengan perut kenyang dan lidah yang dimanjakan. Nikmat renyahnya kulit bebek peking terus terbayang hingga kami kembali ke Causeway Bay.(fay/asy)

Yuk, Makan bebek Peking, Nyam... Nyam!

Odilia Winneke - detikFood, Selasa, 21/07/2009 11:36 WIB

Jakarta - Bebek panggang bisa jadi menu makan siang yang komplet. Tak sekedar dagingnya yang empuk dan kulitnya yang renyah. Tulangnya juga bisa disajikan sebagai sup. Jadi pesan 1 bakal dapat 2-3 makanan. Dijamin kenyang dan puas!

Bebek Peking merupakan bebek panggang yang pertama kali dibuat sekitar 600 tahun silam di Beijing, Cina. Bebek panggang ini khusus disajikan untuk kaisar sebagai sajian istimewa dai koki istana. Kini, bebek panggang ini sudah bisa dinikmati orang di seluruh dunia.


Bukan hanya ukurna bebek yang besar dan gemuk, tetapi tampilannya memang sangat menggiurkan. Kulitnya kecokelatan karena sioles bumbu khusus. Setelah dipanggang dalam oven tanah, bebek 'dimandikan' dengan minyak panas dan digantung. Karena itulah kulitnya snagat renyah dan garing.

Saat memesan bebek panggang di restoran, bisa ½ ekor atau 1 ekor, bebek akan ditampilkan minimal dalam 2 sajian. Yang petama, bebek Peking berupa sayatan tipis daging dan kulit bebek yang disajikan dalam pancake diberi irisan daun bawang, timun dan saus hoisin. Menyantapnya tinggal disuap sekaligus ke dalam mulut.

Sisa daging bisa diolah menjadi bebek lada hitam atau bebek bumbu bawang. Tulang-tulang bebekpun bisa dimanfaatkan untuk sajian sup. Karena proses membuat bebek Peking lama maka harganya lumayan mahal. Tetapi Anda tak perlu khawatir, karena bebek panggang Peking ini paling seru jika disantap beramai-ramai. Nah, segeralh pilih salah satu resto bebek Peking berikut ini!

Cosi Hongkong & Macau Café
fx Lifestyle X'enter lantai 2
Jalan Jendral Sudirman
Jakarta
Telp:021-25554050

Sedap Wangi
Belakang Gloria
Pancoran, Glodok
Jakarta

The Duck King
Plaza Semanggi Lantai 3
Jakarta Pusat
Pondok Indah Mall 2 lt.4
Jakarta Selatan

Eastern Restaurant :
Karawaci Office Park A1, Lippo Karawaci Tangerang
Telpon : 021-5584288 - 5584266
Grand ITC Permata Hijau Kanto Diamon 152
Jakarta Selatan
Telpon : 021-53663838

Super Kitchen Restaurant
Jl. Pecenongan No. 76A
Jakarta Pusat

Oenpao
Jl. Kyai Maja No.19
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telp: 021-93763911
Jl. Kemang Selatan 102
Jakarta Selatan
Telp: 021-7193989

(dev/Odi)

RESEP MASAKAN PEKING DUCK (BEBEK PEKING)


Bahan:

1. 1 ekor bebek peking
2. 6 siung bawang merah
3. 6 siung bawang putih
4. 2 ruas jahe
5. 2 batang saun bawang
6. ½ ons peka
7. ½ ons goblong
8. 1 ons gula 10 lembar kulit lumpia
9. 1 buah mentimun
10. 2 buah cabai merah
11. Garam secukupnya
12. Vetsin secukupnya
13. Saus ptum
14. Saus hongkong

Cara Membuat Resep Masakan Peking Duck(bebek peking):

1. Racik bebek dengan bumbu khusus dan rempah-rempah.
2. Masukkan semua bahan kedalam perut bebek, kemudian dijahit.
3. Rebus bebek dan siram dengan saus.
4. Panggang sampai matang.
5. Hidangkan panas-panas.


RESEP MASAKAN PEKING DUCK (BEBEK PEKING)

* 1 bebek seberat 1,8 kg
* 1/2 mentimun ukuran sedang
* 4 daun bawang
* Saus
1 kaleng kecil taoco
3 sdm gula
2 sdm minyak

WAKTU: Lama persiapan 15 menit, lama memasak sekitar 2 jam.

CARA MAKAN: Ambil selembar kulit lumpia, olesi dengan saus. Letakkan sedikit mentimun, daun bawang, kulit dan daging bebek, lalu lipat menyerupai lumpia.

Warung Starduck, Hidangkan Bebek Peking Istimewa



Menu Andalan: Bebek Peking Panggang.
Range Harga: Harga mahasiswa
Lokasi: Jl. Ciumbuleuit No.72
Telp: 022 70080872
Jam buka: 10.00 - 22.00 WIB
Halal?: Ya
Deskripsi:

Warung Starduck di jalan Jl. Ciumbuleuit No.72 Bandung walau tempatnya sederhana, semua serba bambu, tetapi hidangan bebeknya benar2 lezat, rasa restoran internasional dengan harga mahasiswa.

Bebek Peking memang salah satu daging pilihan dan menjadi favorit dibanyak tempat. Sebelum diolah menjadi masakan yang lezat, Bebek Peking yang memang dibudi dayakan, disembelih sesuai dengan syariat Islam dan bahan2 yang dipakai disini semuanya HALAL. Kita bisa memilih menu utama :

- Bebek Peking Panggang + Nasi Hainan.
- Bebek Peking Goreng + Nasi Hainan.
- Bebek Peking Bakar + Nasi Hainan.
- Bebek Goreng + Nasi Putih.
- Sate Bebek Peking + Nasi Putih.

Selebihnya masih banyak lagi menu2 lainnya, seperti ; Bakmi Goreng, Nasi Goreng dll yang semuanya serba lezat dan murah. Suguhan Bebek Peking Panggang yang merah dengan Nasi Hainan ditemani dengan semangkuk kuah saya santap dengan nikmat. Kuah terasa sekali kaldunya, daging panggang Bebek Peking nya lezat dan memenuhi selera nusantara. Wow, decak kagum yang bisa saya gambarkan untuk warung ini. Penasaran khan? Cepat2 deh ke Warung Starduck, dijamin anda bakal ketagihan.

Bebek Peking dengan Bumbu Nusantara di Ibis Tamarin


Kamis, 8 Oktober 2009 | 16:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini Bebek Peking dikenal dengan kelezatan dan keempukan dagingnya selalu diidentikkan dengan masakan dari China, yang pengolahannya hanya dipanggang. Namun kali ini Hotel Ibis Tamarin Jakarta menyajikan hidangan Bebek Peking dalam bentuk lain yang kental dengan sentuhan khas masakan Nusantara Indonesia.

Hidangan bebek dalam khasanah masakan Nusantara Indonesia juga merupakan hidangan yang banyak dijumpai dalam hidangan masyarakat Indonesia, seperti Gulai Bebek Cabe Hijau yang berasal dari Sumatera Barat atau Padang, Semur Bebek dan Bebek Penyet yang dikenal berasal dari Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Nah, kali ini, Executive Chef Hotel Ibis Tamarin, Leonardus, menciptakan suatu kreasi baru di mana bebek yang disajikan dalam menu-menu Nusantara tersebut bukan dari bebek seperti biasanya. Leo menciptakan menu dari Bebek Peking, sehingga hidangan nusantara ini menjadi lebih istimewa.

Menu-menu kreasi baru tersebut terdiri dari Gulai Bebek Peking Cabe Hijau, Semur Bebek Peking Lada Hitam, dan Bebek Peking Penyet dapat dijumpai dan dinikmati di Restoran La Table, Hotel Ibis Tamarin Jakarta, yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, selama bulan September dan Oktober 2009 dengan harga Rp. 90.000 ++ / porsi.

"Harga ini sudah termasuk satu paket nasi dan pilihan menu Bebek Peking serta segelas Lemon Tea dingin atau hangat," kata Ibis Network PR Manager Yulia Maria hari Kamis (8/10). Nah, Anda berminat?

Gurihnya Daging Bebek Hasil Selingkuh Dengan Mentok

Khoirunnisa - detikFood, Senin, 22/12/2008 12:04 WIB

Jakarta - Nama : Khoirunnisa
Email : sun4ines[at]yahoo.com
Alamat : Bogor

Semua menu andalan yang ada di rumah makan ini adalah bebek dan entok. Jadi tak salah jika dinamakan rumah makan Bebek Tik Tok. Mau daging bebek yang dibumbui seperti rendang, atau sup bebek yang rasanya lezat dengan semburat rasa pedas dari potongan cabai hijau? Semuanya ada disini!

Hal ini bermula dari ibu saya yang hobi sekali menonton acara di televisi yang memuat wisata kuliner. Biasanya ibu akan mencatat jenis masakan baru, untuk di masak di rumah. Supaya orang rumah nggak bosen dengan masakan yang itu-itu saja. Namun suatu hari, ibu saya mengajak saya pergi ke Depok untuk berwisata kuliner yang ia ketahui dari televisi.

Wah, tumben sekali pikir saya. Setelah mencari-cari dan tersasar, akhirnya tempat yang kami cari ketemu juga, Rumah Makan Tik tok. Ibu saya bilang "Kok rumah makannya beda dengan yang di TV ya?". Pantas saja, rumah makan yang kami kunjungi adalah cabangnya, tak heran kalau berbeda.


Karena sudah kelelahan dan sangat lapar sekali, karena mencari-cari rumah makan ini dari siang hari sampai menjelang maghrib, akhirnya langsung saja saya pesan dua porsi makanan dengan jenis masakan yang berbeda. Supaya ibu saya bisa mencicipinya dan barangkali bisa membuatnya di rumah.

Menu andalan di sana adalah daging bebek yang di masak seperti bumbu rendang yang rasanya lumayan pedas. Rasanya sangat enak sekali dan dagingnya juga sangat empuk. Karena saya suka dengan masakan yang berkuah, akhirnya pelayannya menawarkan kepada saya sup bebek. Hm....mendengar kata sup, saya langsung mengiyakan tawaran pelayan tadi.

Sup bebek disajikan dalam mangkuk yang lumayan besar. Didalamnya terapat potongan cabe hijau dan potongan daging bebek yang lumayan banyak. Daging yang dijadikan sup disini adalah bagian leher bebek. Jadi sedikit sekali daging bebek yang bisa saya nikmati karena segian besarnya adalah tulang-tulang.

Tapi jangan salah, mungkin daging yang bisa anda rasakan memang tak seberapa jumlahnya. Akan tetapi rasa supnya sangat lezat sekali dan ini yang membuat saya ketagihan. Aroma jeruk dalam sup, benar-benar sangat terasa sehingga dapat mengesampingkan aroma amis dari daging bebek. Kuahnya begitu kental dan banyak.Tidak ketinggalan pula rasa pedasnya yang pas. Serta beberapa potongan sayuran seperti buncis, wortel dan seledri, menambah nilai gizi. Benar-benar sangat lezat sekali.

Sampai dirumah pun, saya masih terbayang-bayang dengan kelezatan sup bebek dari Rumah Makan Tik-Tok tersebut. Sampai-sampai saya merayu ibu saya untuk membuatkan sup bebek seperti itu setibanya di rumah.

Bahkan saya telah berniat, bila ada waktu senggang saya akan mengajak teman-teman saya untuk makan di rumah makan tersebut. Harga untuk setiap masakan di sana boleh saya bilang murah untuk rasa yang sangat istimewa. Saya juga yakin Anda pun akan berpendapat sama dengan saya.

Bebek Tik Tok Van Depok
KH.M.Usman No.81A Kukusan, Depok

(eka/Odi)